Simak Review performa Monster Hunter Wilds
idngaming.com-Halo semuanya selamat datang di IDN Gaming, tempatnya update berita seputar game, kali ini kita akan bahas salah satu topik yang paling hangat dan paling dinantikan oleh para gamer PC di Indonesia, terutama mereka yang setia dengan perangkat “kentang” mereka. Game yang dimaksud tidak lain adalah Monster Hunter Wilds, judul terbaru dari Capcom yang telah menggebrak dunia gaming dengan visualnya yang memukau dan dunianya yang hidup. Namun, di balik keindahannya, ada satu pertanyaan besar yang menggelayuti benak banyak orang: “Apakah game ini bisa berjalan lancar di PC spesifikasi rendah?” Setelah kami melakukan serangkaian pengujian mendalam, kami bisa memberikan jawabannya. Simak review performa lengkap Monster Hunter Wilds di PC kentang kami di bawah ini.
Definisi “PC Kentang” dalam Uji Coba Ini
Sebelum kita melangkah lebih jauh, penting untuk kita definisikan terlebih dahulu apa yang kami maksud dengan “PC kentang” dalam konteks artikel ini. Istilah ini seringkali relatif, namun untuk pengujian kami, kami menggunakan spesifikasi yang cukup mewakili banyak gamer di Indonesia yang menggunakan PC lama atau rakitan dengan anggaran terbatas.
Berikut adalah spesifikasi PC yang kami gunakan sebagai “ujicoba”:
- Prosesor (CPU): Intel Core i5-8400 (6 Core, 6 Threads)
- Kartu Grafis (GPU): NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB
- Memori (RAM): 16GB DDR4
- Penyimpanan: SSD 256GB (untuk sistem dan game)
- Sistem Operasi: Windows 10 64-bit
Spesifikasi ini, meskipun tergolong lawas, masih sangat umum digunakan dan mampu menjalankan banyak game modern dengan pengaturan yang tepat. GTX 1060 6GB sendiri adalah kartu grafis legendaris yang menjadi standar minimal untuk banyak game AAA selama beberapa tahun terakhir. Jadi, jika game ini bisa berjalan “lancar jaya” di PC ini, kemungkinan besar juga bisa di PC dengan spesifikasi serupa.
Sensasi Pertama: Instalasi dan Menu Pengaturan
Langkah pertama adalah menginstal game. Monster Hunter Wilds memiliki ukuran file yang cukup besar, sekitar 80-100 GB, jadi pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan yang cukup. Menggunakan SSD untuk instalasi sangat kami rekomendasikan karena secara signifikan mengurangi waktu loading, yang akan kita bahas lebih lanjut.
Saat pertama kali masuk ke game, kami disambut oleh menu pengaturan grafis yang cukup komprehensif. Capcom menawarkan banyak opsi untuk disesuaikan, mulai dari yang umum seperti Texture Quality dan Shadow Quality, hingga opsi yang lebih teknis seperti Ambient Occlusion, Volumetric Fog, dan yang paling penting, teknologi upscaling.
Kami langsung menuju ke bagian “Performance” dan menemukan pilihan untuk Frame Generation dan teknologi upscaling. Di sini, Monster Hunter Wilds menawarkan beberapa opsi, namun yang paling relevan untuk PC kentang adalah AMD FSR 2 (FidelityFX Super Resolution 2) dan NVIDIA DLSS (Deep Learning Super Sampling). Karena kami menggunakan GPU NVIDIA, DLSS adalah pilihan utama kami.
Konfigurasi “Anti Ngelag” untuk PC Kentang
Setelah menelusuri menu pengaturan, kami mulai bereksperimen untuk menemukan konfigurasi “suci” yang memberikan keseimbangan antara visual yang layak dan framerate yang stabil. Tujuan kami adalah mencapai 60 FPS (frames per second) yang stabil, yang dianggap sebagai standar “lancar jaya” untuk game aksi seperti ini.
Berikut adalah pengaturan yang kami temukan paling efektif untuk PC dengan spesifikasi i5-8400 dan GTX 1060 6GB:
- Display Mode: Fullscreen
- Resolution: 1920×1080 (Full HD)
- Upscaling Technology: NVIDIA DLSS (diset ke Performance)
- Frame Generation: On (Ini adalah kunci utamanya!)
- V-Sync: Off
- Texture Quality: Medium (GPU 6GB masih cukup nyaman di sini)
- Model Quality: Low
- Anisotropic Filtering: 16x (Pengaruhnya ke performa minimal, tapi membuat tekstur terlihat lebih tajak dari kejauhan)
- Shadow Quality: Low
- Shadow Cascades: Low
- Volumetric Fog Quality: Low
- Volumetric Cloud Quality: Low
- Ambient Occlusion: Off
- Anti-Aliasing: TAA (jika DLSS tidak diaktifkan, tapi dengan DLSS, TAA sudah termasuk di dalamnya)
- Motion Blur: Off (preferensi pribadi untuk mengurangi pusing)
- Depth of Field: Off
Dengan pengaturan ini, kami siap untuk memasuki dunia Monster Hunter Wilds.
Hasil Uji Coba di Dalam Game: Benarkah Lancar Jaya?
Inilah momen kebenaran. Kami memulai dari karakter creation, lalu langsung terjun ke misi pertama yang memungkinkan kami menjelajah area terbuka dan bertarung dengan monster besar.
1. Eksplorasi di Area Terbuka: Saat pertama kali memasuki area terbuka, kami langsung merasakan dampak dari teknologi Frame Generation. Dengan DLSS di mode “Performance” dan Frame Generation diaktifkan, framerate yang kami dapatkan di area yang relatif tenang berkisar antara 70-85 FPS. Gerakan kamera terasa sangat halus, tanpa ada stuttering atau lag yang berarti. Visualnya, meskipun menggunakan pengaturan Low-Medium, masih terlihat cukup baik. Tekstur di mode Medium masih tajam, dan efek cahaya dari DLSS berhasil menjaga keindahan keseluruhan tanpa terlihat terlalu “blurry” atau berbayang.
2. Saat Bertarung Melawan Monster: Ujian sesungguhnya adalah saat pertarungan dimulai. Kami menghadapi monster besar dengan banyak efek partikel, serangan yang cepat, dan gerakan kamera yang liar. Di sinilah banyak game akan mengalami penurunan framerate drastis di PC kentang. Namun, Monster Hunter Wilds berhasil mengejutkan kami.
Selama pertarungan sengit yang berlangsung sekitar 15 menit, framerate kami tetap bertahan di kisaran 60-75 FPS. Ada beberapa momen singkat di mana framerate turun ke angka 58-59 FPS saat terjadi ledakan besar di layar, tetapi penurunannya tidak signifikan dan tidak terasa mengganggu sama sekali. Game ini tetap responsif dan dapat dimainkan dengan nyaman. Ini adalah pencapaian yang luar biasa, mengingat betapa padatnya aksi yang terjadi di layar.
3. Waktu Loading: Salah satu keuntungan menggunakan SSD adalah waktu loading yang sangat cepat. Memuat ulang setelah kalah dalam pertarungan atau melakukan fast travel ke area lain hanya memakan waktu sekitar 10-15 detik. Ini sangat membantu menjaga momentum permainan dan mengurangi rasa frustrasi. Jika Anda masih menggunakan HDD tradisional, bersiaplah untuk waktu loading yang lebih lama, namun performa dalam game itu sendiri seharusnya tidak terlalu terpengaruh.
Analisis: Apa Rahasia di Balik Performanya?
Performa Monster Hunter Wilds yang impresif di PC kentang bukanlah kebetulan. Ada beberapa faktor kunci yang membuat ini mungkin:
- Teknologi Frame Generation (DLSS 3 / FSR 3): Ini adalah pahlawan utamanya. Teknologi ini bekerja dengan cara menghasilkan frame di antara frame yang asli dibuat oleh GPU. Jadi, jika GPU Anda hanya mampu menghasilkan 40 FPS asli, Frame Generation akan “menyisipkan” frame buatan di antaranya untuk menciptakan pengalaman yang terasa seperti 80 FPS. Inilah mengapa kami bisa merasakan gameplay yang halus di atas 60 FPS, meskipun GTX 1060 secara teori tidak sekuat itu.
- Engine RE Engine yang Dioptimasi: Capcom menggunakan engine RE Engine yang sama dengan Resident Evil dan Devil May Cry terbaru. Engine ini terkenal dengan kemampuannya untuk dioptimasi dengan sangat baik di berbagai platform, termasuk PC. Capcom telah menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan performa yang baik, dan Monster Hunter Wilds adalah bukti nyatanya.
- Pengaturan Grafis yang Fleksibel: Ketersediaan opsi seperti DLSS/FSR dan berbagai tingkat kualitas yang bisa disesuaikan memberikan kebebasan bagi pemain untuk menemukan pengaturan yang pas untuk perangkat mereka.
Kesimpulan: Game Wajib untuk Pemilik PC Kentang
Setelah melakukan serangkaian uji coba yang mendalam, kami dengan yakin menyatakan bahwa Monster Hunter Wilds adalah game yang sangat bisa dimainkan dan bahkan “lancar jaya” di PC kentang, asalkan Anda tahu cara mengatur pengaturannya dengan benar. Kunci utamanya adalah memanfaatkan teknologi upscaling dan Frame Generation.
Jika Anda memiliki PC dengan spesifikasi serupa atau bahkan sedikit di bawahnya (misalnya GTX 1650 Super atau RX 580), jangan ragu untuk mencoba game ini. Anda mungkin perlu sedikit menurunkan beberapa pengaturan ke “Low” dan mengandalkan DLSS di mode “Ultra Performance”, tetapi pengalaman bermain yang menyenangkan tetap bisa Anda dapatkan. Capcom telah berhasil menciptakan sebuah game AAA yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sangat inklusif bagi para pemain dengan perangkat yang lebih lawas. Ini adalah sebuah kemenangan bagi semua gamer PC.
Penasaran sama kabar gaming terbaru? Yuk, kunjungi idngaming.com, portal berita game Indonesia yang selalu update dengan info terkini, review mendalam, dan panduan lengkap untuk game favoritmu, dari analisis performa Monster Hunter Wilds hingga tips optimasi game lainnya. Jangan sampai ketinggalan perkembangan dunia gaming, hanya di IDN Gaming.
